<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Renuha Against</title>
	<atom:link href="http://renuha.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://renuha.wordpress.com</link>
	<description>Remaja Masjid Nurul Huda - Penerus Da'wah Islam</description>
	<lastBuildDate>Sun, 22 Jun 2008 06:15:05 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='renuha.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Renuha Against</title>
		<link>http://renuha.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://renuha.wordpress.com/osd.xml" title="Renuha Against" />
	<atom:link rel='hub' href='http://renuha.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Isti&#8217;ab</title>
		<link>http://renuha.wordpress.com/2008/06/22/istiab/</link>
		<comments>http://renuha.wordpress.com/2008/06/22/istiab/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 22 Jun 2008 06:12:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renuha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Isti'ab]]></category>
		<category><![CDATA[Renuha]]></category>
		<category><![CDATA[Rosululloh]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renuha.wordpress.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[pada jaman rosul, beliau bisa menampung berbagaai macam kepribadian,potensi menjadi sinergi yang luar biasa, dari tipikal artis yaitu musab bin umair yang tampangnya cute ga ketulungan,abdurrahman bin auf, yang tajir kayanya bak mata air tak pernah kering, yang gaya macho,maskulin khalid sang satria gagah berani atau,hassan bin ruwahah, sang penyair melankolis yang lidahnya lebih menghanyutkan [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=8&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>pada jaman rosul, beliau bisa menampung berbagaai macam kepribadian,potensi menjadi sinergi yang luar biasa, dari tipikal artis yaitu musab bin umair yang tampangnya cute ga ketulungan,abdurrahman bin auf, yang tajir kayanya bak mata air tak pernah kering, yang gaya macho,maskulin khalid sang satria gagah berani atau,hassan bin ruwahah, sang penyair melankolis yang lidahnya lebih menghanyutkan dari samudra, lebih tajam dari pedang, dan masih buaaanyak lagi yang lainnya dari generasi emas Rosululloh,mereka bagai bintang gemintang di galaksi yang masing masing memancrkan sinar terang dan Rosu;lulloh adalah mataharinya. dan begitulah islam, Alloh menjadikan agama ini sebagai oase tuk siapa saja yang dahaga terhadap kebahagiaan hakiki dunia dan akherat,maka siapapun bahkan apapun dari maklhuk Alloh, berbahagia dengan syariat ini, maka kata Rosululloh, semua umatnya masuk surga, kecuali siapa?illa man huwa aba, wa man huwa aba? siapa yang disebut orang yang enggan itu ? yaitu yang tidaka mau mematuhi Rosululloh, yaitu senantiasa melanggar agama islam itu. bayangpun? <span id="more-8"></span>jaman rosululohsemua orang tertampung,terlindungi hak-haknya, hartanya,darahnya, bahkan harga dirinya, tidak hanya orang muslimin, tapi juga orang kafir bahkan para kriminal.orang kaya,orang miskin, orang besar, orang kecil,orang ycng pandai atau orang badui yang kencing di masjid saja terlindungi hak-haknya.Suuuingkatnya daya tampuing islam yang Rosululloh contohkan ketika itu luuuuar biasa bueesar, bahkan nyamuk dan semutpun nyaman dalam naungan Islam, termasuk musuh mush Islam kala itu dari bangsa quraisy,yahudi dan nasrani romawi atau majusi persi memerangi islam bukan karena pribadi Rosul, ataupun ragu terhadap islam, tapi kenapa harus ada alhaq yangmengancam eksisitensi kebathilan mereka.what about us right now,haihaata haihaata, wuih sungguh sungguh jauh. al islamu mahjuubun bilmuslimin, islam rusak, kalah justru kareena orangnya, istilah ustasz Rahmat Abdulloh, umat islam itu seperti mengensarai mobil reot tapi remya pakem, orang kafir mobilnya bagus tapi remnya blong.sekarang mengenaiKITA para remaja islam? REMAJA MASJID NURUL HUDA?sebagai ma’mum jamaah apakah diri kalian telah mengikatkan diri dalam shof bersama sama gapai cinta ALLOH agar hidup kita bahagia dunia akherat, di belakang Seorang imam yang amanah?juga bagi para pengurus, sudahkah isti’ab di perbesar?bagaimana cara kita agar daya tampung dakwah kita menjadi besar?seorang pembicara dan orator bisa mengumpulkan 100 orang karena gaya bicaranya yang memukau, kemudian seorang murobby( pendidik), bisa memecayhnya menjadi kelompok kelompok kecil, untuk dididik dan di pelihara tubuh berkembang menjadi pribadi matang, kemudian seorang super visor, ketua renuha melibatkan mereka dalam kerja-kerja dakwah ekspansi agar bertambah jamaah.tentu kalau kita mawas diri, mengevaluasi diri kita sendiri,baik kita sebagai jamaah, atau pengurus dan mas’ul(pemimpin), kita begitu buaaaanyak kekurangannya,yang sebagi ma’mum menganggap kebutuhan mereka tidak terakomodasi, entah pengajia kurang menarik, materinya terlalu berat, pembicaranya cuma tukang nyindir, gue kan masih pacaran dsb, pengurusnya juga menganggap me’mumnya aja yang susahnya minta amplop kalo untuk sdisuruh berangkat pengajian.Trus gimana dong?apa kita akhiri cinta kita bersama ini, karena kita dah ga sejalan? ga se iya dan setidak?trus jamah remaja ga usah berangkat pengajian sekalian?juga pengurusnya udah ah kita ubah pengajian kita itu untuk yang benar-benar suuueriuuus?hingga orang orang yang mau aja dah yang ikut?alangkah baiknya kalau kita melihat kekurangan kita masing-masing, emang sihpara pengurusnya belum seramah Rosul, belum se care beliau, peka dan tanggap masalah, belum bisa membantu kita nyelesaiin kesulita-kesulitan kita-kita, apalagi nggarapin PR-PR kita huaha.ha.artinya belum bisa pengurus dan ketua RENUHA bikin kita kalo ga berangkat pengajian itu jadi rindu berat, mriang dan ga doyan makan,tapi bagaimanapun juga kita ga boleh menyerah dalam ego kita yang di peras habis dalam studi kita, pekerjaan kita, kesenangan-kesenangan kita, bahkan dalam ketiada apa-apaan kita,artinya kita ga punya kesibukan apapun tapi tetap saja malas ngaji,ga masalah apakah kita masih pacaran,sholat belum genap(karena emang sholat wajib Ganjil), atau kita belum bisa baca Quran atau entah apapun,kita harus TETAP NGAJI, kenapa???karena disamping untuk kebaikan kita ,juga untuk memberikan support bagi para pengurus, karena satu sisi kecenderungan manusia itu suka kalao temannya banyak, atau seruannya merasa diterima, toh kalomereka lesu,itu juga berdampak pada kita,contonya mas&#8230;&#8230;?yang baru sibuk ngurusi&#8230;&#8230;? ,kita kan jadi merasa sepi dan kering akan cinta?.bagi pengurus perbesar isti’ab(daya tampung)dengan kompetensi, yaitu mengasah kemampuan kita agar lebih baik,rajin silaturrahim,ngemong juga tidak lupa banyak berdoa untuk ampunan bagi saudara2 kita,hidup mereka sejahtera,dan barokah.REMAJA MASJID NURUL HUDA, BERSATULAH, GANYANG NABI PALSU&#8230;&#8230;.????????maksudnya kalo ga ikut pengajian nanti malah kepleset ikut nabi palsu..yang penderitaanya QIYADAHTARA di dunia dan akherat.Wis&#8230;iki terakhir tenan mergane nganti judeg piye men remaja semangat, kok ketok lesu &#8230;&#8230;&#8230;.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/renuha.wordpress.com/8/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/renuha.wordpress.com/8/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renuha.wordpress.com/8/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renuha.wordpress.com/8/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=8&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renuha.wordpress.com/2008/06/22/istiab/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">renuha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kita Bagian dari Masalah (Untuk Bumi)</title>
		<link>http://renuha.wordpress.com/2008/06/21/kita-bagian-dari-masalah-untuk-bumi/</link>
		<comments>http://renuha.wordpress.com/2008/06/21/kita-bagian-dari-masalah-untuk-bumi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 06:03:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renuha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Uneg-uneg]]></category>
		<category><![CDATA[bbm]]></category>
		<category><![CDATA[bumi]]></category>
		<category><![CDATA[global warming]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renuha.wordpress.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Minggu pagi biasanya saya duduk didepan tifi dan bersiap-siap nonton lensa olahraga, sebuah acara berita olah raga yang meliput hasil-hasil pertandingan sepakbola dan lain-lain. Saya memilih nonton acara tersebut karena malas nonton sepak bola yang jam tayangnya larut, jadi saya lebih seneng nonton beritanya saja, apalagi ditempat saya bekerja teman-teman maniak ngomongin sepak bola, dari [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=5&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Minggu pagi biasanya saya duduk didepan tifi dan bersiap-siap nonton lensa olahraga, sebuah acara berita olah raga yang meliput hasil-hasil pertandingan sepakbola dan lain-lain. Saya memilih nonton acara tersebut karena malas nonton sepak bola yang jam tayangnya larut, jadi saya lebih seneng nonton beritanya saja, apalagi ditempat saya bekerja teman-teman maniak ngomongin sepak bola, dari pada gak nyambung kalo ngomong yaaah……….., saat saya menyalakan tifi seorang presenter berita sedang membacakan berita tentang kenaikan BBM, “ooo rupanya lensa olah raga belum dimulai” pikir saya, ya udah saya jalan dan bersiap membuat teh anget karena saya tidak terlalu peduli dengan berita yang disampaikan, toh naik gak naik saya tetap (terpaksa) BBM beli juga, sejenak saya mendengarkan dari jauh berita yang disampaikan sambil lalu. Sekilas saya menangkap berita tentang seorang penjual bensin yang gantung diri (sampai mati tentunya) karena alasan ekonomi.<span id="more-5"></span></p>
<p>Dia tidak dapat membeli bensin lagi karena harga bensin yang melonjak naik. Hehe lucu juga mendengar itu (tentu orang yang dekat dengannya pasti akan mencak-mencak tau saya bilang seperti ini) sebuah bahasa hiperbola yang berbunyi “harga yang mencekik leher” ternyata bukan hanya bahasa hiperbola untuk kasus ini, karena seseorang benar-benar “tercekik” oleh himpitan ekonomi. Hmpf…………… (menghela nafas panjang) sebuah mimpi buruk benar- benar telah terjadi, puluhan ribu massa yang berdemonstrasi mulai dari kaum intelektual sampai kaum begundal, yang tidak hanya berkucuran keringat tetapi sampai bersimbah darah tidak dapat menghentikan sebuah kebijakan yang berdalih menyelamatkan anggaran Negara yang oleh sekelompok orang dianggap merugikan kaum miskin sementara oleh sebagian (kecil) kelompok lain (yaitu sipembuat kebijakan) beralasan memberikan subsidi kepada yang tepat. <strong>Harga BBM naik lagi.</strong> Sesaat saya sempat berpikir yaah mudah-mudahan volume orang berkendaraan semakin mengecil, semoga orang bersepeda mulai banyak lagi, lihat dong sisi positifnya, kalau orang bersepeda motor mulai kembali bersepeda kembali kan jogja khusunya kembali sejuk lagi, saat ini kalau bersepeda ditengah kota panas bro….. ajrit kalah ama orang bersepeda motor, gak ada asik-asiknya. mulai berkurang intensitas bermotor berimbas pada mulai terselamatkannya ozon yang banyak dibicarakan itu, efek rumah kaca beserta isu global warming tentu kontradiktif dengan yang dirasakan masyarakat. Sebuah seruan untuk menyayangi alam, ajakan untuk mulai memahami perilaku diri sendiri yang sudah tidak terkontrol yang imbasnya adalah kerusakan alam dengan cara mengurangi penggunaan kendaraan bermotor sehingga tingkat polusi dapat ditekan sebenarnya pas kalau dihubungkan dengan kondisi saat ini. Disaat BBM mulai naik sudah seharusnya anggaran belanja BBM mulai dikurangi karena kebutuhan hidup yang lain juga naik, dengan kata lain anggaran untuk membeli BBM dipakai untuk membeli yang lain. Saya pernah melihat liputan tentang kota Amsterdam (Belanda), disana pejalan kaki itu nyaman karena kota tersebut sangat sejuk. Bahkan menjadi kota yang memiliki tingkat polusi yang sangat rendah. Sepeda menjadi angkutan favorit, untuk pergi jauh menggunakan angkutan umum. Aduuuuhhh ………. Ngiri deh dengan orang-orang belanda tuh. Bayangkan sebuah Amsterdam gitu loh, penduduknya jarang pergi manggunakan sepeda motor apalagi mobil, lha jogja? Disini kalau mau jalan dikota panasnya minta ampuuuun, polusinya gilaaaaaaa……. Mau naek sepeda gak ada nyaman-nyamannya. Kok bisa seperti itu apa orang jogja tuh kaya2? Nope, ternyata harga BBM diAmsterdam tuh mahaaaaaallllll abis, gak Cuma itu pajak untuk kendaraan bermotor juga mahal abis, sehingga orang –orang disana lebih memilih jalan atau sepedaan. Dan hal seperti itu memang disengaja oleh pemerintah Belanda untuk mengurangi polusi di negara itu, tanpa embel-embel menyelamatkan anggaran belanja Negara. Hmpf………… suatu saat nanti Indonesia kalau tiap tahunnya menaikkan harga BBM jogja jadi kayak Amsterdam dong.. hehehe asyiiiik………………………………………….. Hussssssss husss udah-udah, selesai ngimpinya sekarang kembali kepada kenyataan saja, hahaha benar itu hanya harapan saya, sekarang buka ingatan kita untuk kembali ke tahun 2006, saat itu harga bensin adalah Rp.2500 dipertengahan tahun kenaikannya sampai Rp.2000, sehingga harga bensin menjadi Rp4500, bukankah kenaikan waktu itu lebih dasyat? Apakah harapan saya tentang menurunnya jumlah pengguna kendaraan bermotor dan meningkatnya pengguna sepeda ontel benar-benar terjadi? Jawabnya mutlak TIDAK! Montor tetap lalu-lalang, kata teman saya yang bekerja di diler montor Yamaha penjualan setiap bulannya minimal 60 peace, tingkat polusi semakin besar, kondisi jogja semakin panas. Seakan kapas yang tertiup angin, permasalahan ini menguap begitu saja, kenapa bias begini? Bukankah harusnya mereka kewalahan dengan harga yang semakin “mencekik” itu, kenapa kondisi yang sama antara masyarakat Belanda dan Indonesia tetapi berbeda efek samping? Kenapa kita berbeda cara menyikapi permasalahan ini dengan bangsa lain yang lebih maju? Bukankan seharusnya kita meniru dari bangsa yang lebih maju tersebut?, kenaikan harga bensin bukan disikapi dengan positif yaitu dengan cara mengurangi penggunaan bensin sehingga lingkungan menjadi lebih indah tetapi dengan cara menaikkan harga barang-barang dagangan sehingga orang miskin semakin hancur, sementara mereka dimabukkan dengan BTL yang mengecewakan karena sempat ditunda. Jangan-jangan benar kata yusuf kalla tentang “perjuangan temporary” dari para demonstran itu, jangan-jangan setelah bensin naik ini mereka tetap membeli bensin dengan harga baru, dan melupakan peristiwa ini setelah beberapa bulan, kemudian tahun depan mengadakan ritual ini lagi karena harga bensin (mungkin) akan naik lagi tahun depan, dan lupa lagi dan ritual lagi karena bensin naik lagi dan lupa lagi dan begitu terus tiap tahun. Sementara kehidupan manusia semakin susah, lingkungan semakin hancur, seakan kondisi ini sebuah kereta yang berjalan diatas rel yang menuju kesebuah stasiun akhir yaitu kehancuran, sementara kereta itu tidak dapat berbelok arah. Sekali lagi jika pola piker manusia tidak mau berubah, bukan hanya kondisi ekonomi yang hancur, tetapi juga lingkungan, ingat global warming adalah hal yang sudah dapat kita rasakan efeknya. Apakah kita tidak mau peduli dengan itu? Mulailah dengan hal kecil, kurangi menggunakan sepeda motor, pakai seperlunya saja, kalau dekat gunakan saja sepeda atau jalan kaki, selain menghemat BBM juga sehat badan kita dan tentuya mengurangi polusi, artinya kita sehat dunia juga sehat.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/renuha.wordpress.com/5/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/renuha.wordpress.com/5/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renuha.wordpress.com/5/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renuha.wordpress.com/5/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=5&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renuha.wordpress.com/2008/06/21/kita-bagian-dari-masalah-untuk-bumi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">renuha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>SALAM, Sekolah Alternatif???!!!</title>
		<link>http://renuha.wordpress.com/2008/06/21/salam-sekolah-alternatif/</link>
		<comments>http://renuha.wordpress.com/2008/06/21/salam-sekolah-alternatif/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 21 Jun 2008 05:59:47 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renuha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Hot News]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah alternatif]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renuha.wordpress.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[Mungkin kata SALAM tidak asing ditelinga pembaca. Salam sering di ucapkan ketika membuka atau menutup acara. Ataupun ketika kita tidak bertemu dengan teman, kita sering mengucapakan ”salam yo buat&#8230;.”. Namun salam disini yang dimaksud bukan itu. Tapi SALAM adalah Sanggar Anak Alam, yang dikelola oleh Ibu Wahyaningsih dengan masyarakat sekitar di daerah Nitiprayan, Bantul, yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=4&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p style="margin-bottom:0;">Mungkin kata SALAM tidak asing ditelinga pembaca. Salam sering di ucapkan ketika membuka atau menutup acara. Ataupun ketika kita tidak bertemu dengan teman, kita sering mengucapakan ”salam yo buat&#8230;.”. Namun salam disini yang dimaksud bukan itu. Tapi SALAM adalah Sanggar Anak Alam, yang dikelola oleh Ibu Wahyaningsih dengan masyarakat sekitar di daerah Nitiprayan, Bantul, yang dikemas dalam suatu metode pendidikan seperti sekolah pada umumnya, namun dengan perbedaan-perbedaan tertentu.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Salah satu hal yang menarik adalah metode pembelajaran yang digunakan berbeda dengan kurikulum yang digunakan oleh pemerintah dan mengenalkan anak-anak untuk dekat dengan alam. SALAM berupaya untuk membangun anak-anak yang berpikir kritis dengan kesederhanaan, dan pastinya juga seperti namanya, Sanggar Anak Alam, SALAM juga berusaha mendekatkan/ mengenalkan anak dengan dengan lingkungan sekitarnya, yaitu alam.<span id="more-4"></span></p>
<p style="margin-bottom:0;">Para pembaca tunggu dulu ya&#8230; sebelum kita melangkah lebih jauh kita akan membahas tentang pejuangan ibu wahyaningsing dalam mendirikan Sanggar Anak Alam&#8230;.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Pada awalnya, SALAM terdapat di daerah Banjarnegara, Lawen, sekitar tahun 1989, yang diprakarsai oleh Ibu Wahya (panggilan akrabnya) . Dengan keadaan remaja saat itu yang cukup memprihatinkan, seperti banyak yang putus sekolah, hamil di luar nikah, membuat Ibu Wahya merasa prihatin dan berinisiatif mendirikan sebuah kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Ibu Wahya kemudian mengadakan kegiatan belajar bersama, ataupun belajar memperdalam skill yang dimiliki, seperti bertani, dsb, dimana lama kelamaan kegiatan belajar bersama tersebut berkembang menjadi sekolah berbasis komunitas di Lawen.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Dengan pengalaman yang terjadi di Lawen tersebut, setelah pindah ke Jogja pun Bu Wahya juga berhasil mengembangkan sekolah berbasis komunitas seperti di Lawen. Diangkatnya Ibu Wahya menjadi ketua RT, dimana disana beliau banyak melakukan perubahan, seperti mengganti kegiatan arisan menjadi kegiatan diskusi warga, akhirnya beliau malah menemukan (dari diskusi warga tersebut) suatu kebutuhan yang cukup mendasar di Nitiprayan, yaitu pendidikan anak-anak.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Awal SALAM, seperti yang pernah dilakukan di Lawen, juga dari kelompok-kelompok belajar sederhana. Kemudian seiring dengan perkembangan waktu, juga dirasa membutuhkan suatu play group. Play group sederhana kemudian diadakan juga yang diampu langsung oleh Bu Wahya dibantu dua pemuda desa.</p>
<p style="margin-bottom:0;">SALAM yang berbasis komunitas ini kemudian berkembang lagi dengan mendirikan taman anak (TA) untuk anak berusia 4-6 tahun, bersamaan dengan semakin banyak relawan yang bergabung untuk mengembangkan SALAM ini. Biasanya masyarakat menyebutnya sekolah TK, namun di SALAM ini disebut TA. Untuk rencana tahun depan, SALAM berencana mendirikan Sekolah Dasar (SD).</p>
<p style="margin-bottom:0;">Nah,,,, itu tadi sekilas perjuangan Ibu Wahya dalam mendirikan salam. Semoga kita dapat meniru perjuangan beliau, salah satunya dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui dunia pendidikan.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Sekarang kita lanjutkan cerita sekilas salam. Bila kita jalan-jalan di daerah SALAM, maka udara sejuk akan menghampiri kita, dengan bentangan sawah yang luas dan gemercik suara air sekitar sawah seolah menyambut kita. Ketika kita menoleh, akan terlihat gubug sederhana, yang didalamnya banyak mainan anak-anak, atau ketika masih di jam belajar, akan terlihat kegembiraan anak-anak yang sedang bermain sambil belajar.</p>
<p style="margin-bottom:0;">SALAM adalah sekolah berbasis komunitas, LEPAS dari kurikulum pendidikan formal pemerintah, dan juga bukan LSM. Di sekolah ini, anak ditanamkan agar mereka menjadi diri mereka sendiri, misalkan seorang pemuda ingin menjadi seorang petani, maka agar “jadilah petani, namun petani yang professional”. Diharapkan, anak bukanlah hanya sebagai obsesi orang tuanya, namun menjadi dirinya sendiri.</p>
<p style="margin-bottom:0;">SALAM mempunyai dua kelas/kelompok, yaitu kelompok play group dan Taman Anak (TA). Untuk kelas Play group, kegiatan terdiri dari anak-anak yang berusia sekitar 2-4 tahun, dan dibagi menjadi 2, yaitu 3 hari dan 3 hari. Jadi setiap anak hanya masuk 3 hari namun ada satu hari yang masuk secara bersama, yaitu hari Sabtu. Jam sekolah dimulai dari jam 09.00-11.00 WIB.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Seperti sekolah pada umumnya, pendanaan play group ini adalah dari wali murid. Untuk kelas play group, batasan dari salam adalah uang sumbangan Rp. 25.000,- dan uang SPP Rp. 20.000,-. Di Taman Anak, terdapat koordinator yang mengurus, dibantu oleh guru-guru (seperti juga di play group). TA terdiri dari anak-anak yang berusia sekitar 4-6 tahun, dengan 5 hari sekolah, mulai senin sampaidengan jum&#8217;at. Pendanaan yang dilakukan masih dari wali murid, SALAM memberikan batas minimal, yaitu uang SPP Rp. 30.000,- dan uang snack Rp. 20.000,-. Jam sekolah dimulai dari jam 09.00-12.00 WIB.</p>
<p style="margin-bottom:0;">SALAM terdiri dari dua lokasi yang cukup berdekatan, yaitu lokasi untuk play group dan juga lokasi untuk TA. Lokasi di SALAM ini sangat mendukung dengan sistem pembelajarannya yang sederhana, dan pastinya, anak juga diperkenalkan dengan alam lingkungan sekitar yang alami, dengan dukungan letak lokasi yang berada di tengah-tengah sawah dan dipinggir sawah yang sejuk.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Dengan lokasi hijau seperti itu, akan sangat mendukung salah satu kegiatan disana, yaitu bertanam. Setiap satu minggu sekali anak-anak diajarkan bertanam bersama-sama, misalkan menanam kacang hijau. Ketika telah dipanen, maka akan diolah dan dimakan bersama-sama, sekaligus memperkenalkan pada anak bahwa ternyata hasil panen itu dapat dibuat menjadi makanan yang enak, dan bergizi.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Anak-anak SALAM sangat menikmati tempatnya belajar ini, terbukti dengan ketika telah selesai sekolahpun, banyak anak-anak yang masih belum ingin pulang, karena asik dengan kegiatannya belajar dan bermain sampai orang tuanyapun harus menjemputnya dua kali.</p>
<p style="margin-bottom:0;">Yaahhh&#8230; akhinya sudah selesai cerita tentang salam?! Dari uraian yang telah dijelaskan diatas, kita seolah mendapatkan bukti bahwa jika diorganisasikan dengan baik, maka suatu komunitas itu bisa berjalan dengan sangat baik dengan sendirinya, dengan mekanismenya sendiri, bahkan bermanfaat.</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/renuha.wordpress.com/4/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/renuha.wordpress.com/4/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renuha.wordpress.com/4/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renuha.wordpress.com/4/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=4&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renuha.wordpress.com/2008/06/21/salam-sekolah-alternatif/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">renuha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Rasisme dan Kita</title>
		<link>http://renuha.wordpress.com/2008/06/20/rasisme-dan-kita/</link>
		<comments>http://renuha.wordpress.com/2008/06/20/rasisme-dan-kita/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 06:09:05 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renuha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[rasisme]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renuha.wordpress.com/?p=7</guid>
		<description><![CDATA[dalam pengertian dari diskriminasi yang lebih sempit, rasisme merupakan teror diskriminasi yang paling membahayakan. rasisme adalah pembedaan ras (biasanya yang menjadi korban adalah orang2 kulit barwarna oleh kaum barat yang berkulit putih) yang menjurus kepada perlakuan2 kasar atau minimal merendahkan. sebagai contoh di Amerika pernah (mungkin juga masih) membuat bus khusus orang negro, nergo tidak [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=7&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>dalam pengertian dari diskriminasi yang lebih sempit, rasisme merupakan teror diskriminasi yang paling membahayakan. rasisme adalah pembedaan ras (biasanya yang menjadi korban adalah orang2 kulit barwarna oleh kaum barat yang berkulit putih) yang menjurus kepada perlakuan2 kasar atau minimal merendahkan. sebagai contoh di <span id="more-7"></span>Amerika pernah (mungkin juga masih) membuat bus khusus orang negro, nergo tidak boleh menggunakan bus umum yang bercampur dengan orang kulit putih. atau orang asli Australia yang telah kita kenal sebagai suku aborigin yang dipandang sebagai orang bar-bar oleh warga Australia, sehingga saat seorang aborigin kecil bersekolah di perkotaan agar dia mendapat pendidikan yang lebih baik dari pada di daerah asalnya, dia terus diejek oleh teman2nya (mungkin juga gurunya) yang berkulit putih. Dalam sejarah rasisme terdapat gerakan2 yang radikal dimasa lalu, tentu kita telah mengetahui sosok hitler dan pasukan nazinya yang menjadi fenomena sejarah perampasan hak asasi manusia, kala itu pembantaian besar-besaran dilakukan pada kaum yahudi oleh tentara nazi, mereka (ras ARIA) merasa menjadi ras unggulan dan akan memusnahkan ras “ecek-ecek” dengan cara yang sadis. selanjutnya kita mengenal tentang “apartheid” di afrika selatan yang membuat jarak antara negro dengan kulit putih semakin jelas dengan pembedaan perlakuan keduanya. masih banyak gerakan rasisme didunia ini, bahkan mungkin kita juga merupakan pelakunya, sebagai contoh saat kita membeli hp second dari sebuah toko milik orang cina, setelah 2 bulan hpnya rusak dan mereka tidak mau memberikan garansi, spontan kita bilang “dasar singkek elek&#8230;&#8230;&#8230;” hehe.. pernah gak?</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/renuha.wordpress.com/7/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/renuha.wordpress.com/7/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renuha.wordpress.com/7/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renuha.wordpress.com/7/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=7&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renuha.wordpress.com/2008/06/20/rasisme-dan-kita/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">renuha</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Kapitalisme Pendidikan</title>
		<link>http://renuha.wordpress.com/2008/06/20/kapitalisme-pendidikan/</link>
		<comments>http://renuha.wordpress.com/2008/06/20/kapitalisme-pendidikan/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 20 Jun 2008 06:07:04 +0000</pubDate>
		<dc:creator>renuha</dc:creator>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[kapitalisme]]></category>
		<category><![CDATA[pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://renuha.wordpress.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[Gelombang kapitalisme seperti air bah yang ga mungkin dihalau, seperti kanker yang menggerogoti setiap inci kehidupan kita, kapitalisme yang benihnya adalah materialisme kian menggurita. Kita yang hidup di negara berkembangpun tak luput dari kapitalisasi, yang hakikat dari kapitalisme adalah imperalisme sebuah cara sistematis untuk menguasai, menjajah dan memperbudak manusia lain yang lebih lemah, bahkan merampok [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=6&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Gelombang kapitalisme seperti air bah yang ga mungkin dihalau, seperti kanker yang menggerogoti setiap inci kehidupan kita, kapitalisme yang benihnya adalah materialisme kian menggurita. Kita yang hidup di negara berkembangpun tak luput dari kapitalisasi, yang hakikat dari kapitalisme adalah imperalisme sebuah cara sistematis untuk menguasai, menjajah dan memperbudak manusia lain yang lebih lemah, bahkan merampok dengan cara yang kejam dan licik, karena semua harta kekayaan di hisap sampai tak tersisa ampasnya. Wah ndak usah pusing! Sebenarnya seperti apa sih kapitalisme itu? Gampangannya adalah siapa yang paling banyak uangnya dialah yang paling berkuasa, contohnya? Amerika adalah penyumbang dana terbesar PBB, jadi yang mbayarin listrik, mbangun kantor dsb ya amerika, makanya dia paling berhak menentukan segala macem peraturan internasional entah dalam bidang politik, ekonomi, pendidikan dan apapun mengenai kebutuhan hidup jaman sekarang. Trus apa hubungannya dengan pendidikan kita? lho jangan salah, kapitalisme juga sangat bermain disitu, meski kapitalis di sini bisa kita bedakan menjadi kapitalis asing dan kapitalis domestik. Akan tetapi mereka adalah seperti kerbau dan burung pemakan kutu di punggung sang kerbau, alias saling menguntungkan. Kapitalis lokal adalah burung sang pemakan kutu, sedangkan kapitalis internasional adalah kerbau yang tidak mau diganggu oleh siapapun kalau dia sedang makan. PBB (penindas bangsa-bangsa) menetapkan standart produk eksport yang sangat ketat, yang sementara ini ga mungkin negara-negara berkembang memenuhi st a ndart tersebut,maka kemudian pendidikanlah sebagai pencetak tenaga-tenaga ahli perlu meningkatkan kualitas kurikulum yang sekarang disebut berbasis kompetensi,yang senyatanya itu tidak luput dari kapitalisasi pendidikan. <span id="more-6"></span>Sekarang marilah kita tengok sejenak pendidikan yang berbasis kompetensi itu, yang bahkan ada kelas khusus bagi orang orang yang berotak einstein sekaligus nyokab bokab berkantong tebal, karena spp kelas akselerasi bisa dua kali lipat kelas biasa.Adanya perubahan dalam pendidikan kita yang cukup revolusif itu tentu a da konsekuensi logisnya. Siapakah yang paling merasakan dampak dari basis kompetensi tersebut?tentu saja para murid,generasi dambaan rakjat hindia belanda(indonesia),yang merupakan tulang punggung bangsa ini di masa depan,eksisntensi bangsa ini.Tapi ironisnya mereka jugalah para anak-anak negri yang menjadi korban kebijakan pemerintah yang serba ga jelas,bahkan terkesan trial and error,yang seharusnya pemerintah mengalokasikan dana yang besar untuk mengfkaji tidak hanya dari sisi kebutuhan intelektual kognitif, tapi j yang juga tidak kalah penting adalah moral sosial kultural, pernahkah pemerintah menjadikan itu sebagai acuan dalam pilar pendidikan kita? saya kira TIDAK,pendidikan moral hanyalah setumpuk norma yang hanya dihafal dan diamalkan dalam lembar jawaban ujian,agama juga bernasib sama,menjadi bukan ilmu,tapi pengetahuan saja,paling mending jadi amal ibadah tanpa ruh. Pernahkah guru kita menerangkan dalam hal aqidah, bahwa LAA ILAAHA ILLALLOH,adalah hanya Alloh saja yang berhak di ibadahi dan dipertuhankan,sehingga tidak boleh ada perbudakan dalam bentuk apapun,dan pernahkah kita dijelaskan bahwa sholat adalah kita tunduk dan menghinakan diri dihadapan Alloh, serta berbuat baik dan peduli kepada sesama?sekali lagi tidak , tapi kita hanya dijejali setumpuk hafalan,agama yang khas bergaya Pancasila.Kembali kepada pendidikan,kita melihat betapa beratnya beban akademis berupa materi pelajaran yang tambah sulit,serta standart nilai kelulusan yang mencekik..kik..kik..kik.Bukankah filosofi pendidikan itu mengasah potensi kecerdasan?bukannya memerangi kebodohan,atau menciptakan kecerdasan, tidak&#8230;karena kecerdasan itu given, pemberian dari Alloh,jadi bukan orang itu pintar atau bodoh,tetapi terasah atau tidak,serta mendapat kesempatan dan fasilitas untuk maju atau tidak,meski kecerdasan itu relatif dan luas.karena relatif dan luas maka berangkat cari situ, seharusnya metode pendidikan menjadi kompleks,serta target pendidikan pendidikanpun luas. Tahukah indikasi kegagalan tujuan pendidikan itu?yaitu ketika murid sebagai obyek dan subyek pendidikan itu terbagi ada yang merasa pintar dan ada yang merasa sangat bodoh.tapi itulah yang terjadi saat ini, dan bukankah itu apa yang pernah menjadi kebijakan hitler dengan membikin camp khusus untuk para pemuda dan orang -orang yang sempurna secara fisik, yaitu dengan ukuran volume otak tertentu, warna mat a tertentu, tingi badan dan sebagainya yang mencirikan khas ras arya, maupun sempurna secara mental dan kecerdasan, juga apa yang dilakukan oleh inggris atas penduduk asli Afrika dengan politik apartheidnya(rasisme). Itulah ciri ciri kapitalisme, menghasilkan kelas-kelas sosial yang sarat penindasan dan ketidak adilan. Mungkin ini terlalu jauh melompat, tapi gue yakin feomena”kahanan” masyarakat sekarang ini tidak terlepas dari fenomena global kapitalisme, maka apa jadinya pabila sistem pendidikan kita juga menganut sistem kapitalis, yang selanjutnya menghasilkan lulusan intelektual dan tenaga ahli yang kapitalis pula, maka rakyat miskinlah yang kembali akan kena dampaknya, serta aset-aset negara akan terjual kepada orang-orang asing,karena sisitem kapitalis adalah seperti piramida, semakin keatas semakin sedikit yaitu orang yang memilik uang lebihbanyak,makadia yang menguasai hajat hidup orang bannyak, seperti menguasai dan memperjual belikan air,udara, tanah dan sebagainya,padahal haram hukumnya memperjual belikan air yang m,erupakan kekayaan alam untuk umum seperti sungai.Singkatnya ikhwah fillah, kapitalisme menghadirkan tatanan sosial yang menyereramkan,seperti hutan rimba yang singa sebagai raja hutannya,ia boleh menggigit siapa saja dan memakan siapa saja dan kapan saja, peraturan itu hanya satu, yang kuat yang menang,kapital sebagai raja rantai makanan, dan o ra ng -orang lemah,miskin dan bodoh sepert icacing danbakteri poengurai diurutan rantai makanan terakhir. terakhir&#8230;.bagaimana kita melawan kapitalisme pendidikan&#8230;..? baca tulisannya bagian kedua,,&#8230;.next&#8230;.to be continued</p>
<br /><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/categories/renuha.wordpress.com/6/" /> <img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/tags/renuha.wordpress.com/6/" /> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/renuha.wordpress.com/6/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/renuha.wordpress.com/6/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=renuha.wordpress.com&amp;blog=4039522&amp;post=6&amp;subd=renuha&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://renuha.wordpress.com/2008/06/20/kapitalisme-pendidikan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="" medium="image">
			<media:title type="html">renuha</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
